Embun
pagi yang bersahaja
Telah
menyelimuti mentari
Hingga
ia tak kunjung Nampak
Untuk
hangatkan pagi ini
Kicauan
burung lenyap
Lambaian
pohon terhenti
Kokokan
ayam musnah
Di
pagi yang suram
Mata
ini terpaku lesu
Diam
membisu
Menatap
sisa rintikan hujan
Yang
bersemayam diluar jendela
Aku
ingin cahaya pagi
Yang
aku yakini
Menambah
gairah hidupku
Merubah
kepalsuan jalanku
Awan
hitam kan pergi
Membuka
selimut sang mentari
Memanggil
burung tuk bernyanyi
Dan
kuyakin mendung kan berganti
Terbit
dengan cahaya pagi
Nb : Puisi ini pernah dicantumin di salah satu koran daerah Banten.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar