Jumat, 13 Desember 2013

Cahaya pagi yang hilang



Embun pagi yang bersahaja
Telah menyelimuti mentari
Hingga ia tak kunjung Nampak
Untuk hangatkan pagi ini

Kicauan burung lenyap
Lambaian pohon terhenti
Kokokan ayam musnah
Di pagi yang suram

Mata ini terpaku lesu
Diam membisu
Menatap sisa rintikan hujan
Yang bersemayam diluar jendela

Aku ingin cahaya pagi
Yang aku yakini
Menambah gairah hidupku
Merubah kepalsuan jalanku

Awan hitam kan pergi
Membuka selimut sang mentari
Memanggil burung tuk bernyanyi
Dan kuyakin mendung kan berganti
Terbit dengan cahaya pagi

Nb : Puisi ini pernah dicantumin di salah satu koran daerah Banten.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar